GOODBYE TO GAMBOGE DISORDER

Penyakit getah kuning (gamboge disorder) saat ini masih menjadi masalah utama pada industri buah manggis di Indonesia. Getah kuning merupakan salah satu penyebab rendahnya mutu buah sehingga tidak layak ekspor.

Prof. Dr. Ir. Roedhy Poerwanto, M.Sc ialah penemu inovasi yang dapat mengendalikan dan menemukan penyebab penyakit getah kuning pada buah manggis.

Berdasarkan penelitiannya, aplikasi Kalsium dan Boron di daerah perakaran tanaman manggis pada fase perkembangan buah dapat menurunkan cemaran getah kuning.

Kelebihan dari inovasi ini ialah dapat meningkatkan mutu buah dan memperbesar potensi ekspor dengan bahan baku yang murah serta mudah didapat.Getah Manggis (Gamboge Disorder)

Penelitian pendukung: Control of gamboge disorder and improved quality of mangosteen fruit through application of two calcium sources in different dosage

LEUNCA (Solanum ningrum)

Solanum nigrum

leunca1

lenca2

 

 

 

Nama Umum :

Leunca (Sunda), Ranti (Jawa), anti, Bobosa (Maluku)

Deskripsi :

Herba tahunan tegak. Tanaman ini termasuk ke dalam golongan semak, dengan tinggi lebih kurang 1,5 m. Memiliki akar tunggang dengan warna putih kocoklatan. Batang tegak, berbentuk bulat, lunak, dan berwarna hijau.

Kegunaan :

Diketahui bahwa leunca (Solanum nigrum L.) mengandung bahan sebagai antiseptik, anti inflammasi dan antidisentri (Heiser 1969; Vogel 1990). Menurut Akhtar dan Mohammad (1989) bahwa serbuk dari tanaman dapat sebagai ulcerogenik. Selain itu juga dapat dimanfaatkan sebagai antimalaria (Watt dan Breyer-Brandwijk,1962)

Budidaya :

Tanaman S. ningrum menyukai matahari penuh, meliki pH optimum 6-6.5, dan sensitive terhadap kekeringan. Bahan perbanyakan menggunakan biji atau stek batang berukuran 20-20 cm. metode penanaman dengan menyebar benih langsung atau ditransplant saat bibit berumur 4-6 minggu. Panen daun atau pucuk pertama dilakukan pada 40-60 hari setelah tanam.

KORO PEDANG (Canavalia ensiformis)

koro koro1 koro2

 

 

 

 

 

 

Nama Umum :

Kacang parang, koro bedog, kacang mekah, koro bendo, krandang (Jawa Tengah), dan koang (Jawa Barat), koro wedung (Madura), kacang kayu (Sumatera Barat)

Deskripsi :

Merupakan tanaman perdu yang merambat atau setengah merambat. Bentuk buahnya besar, panjang, dan pipih seperti pedang. Warnanya putih kekuning-kuningan dan aromanya agak langu. Batangnya pendek besar dan daunnya hijau, lebar dan tebal. Bunganya berwarna putih kebiru – biruan. Bijinya banyak mengandung HCN.

Kegunaan :

Buah muda dapat disayur atau dilalap, sedangkan bijinya dapat diolah menjadi tempe.atau tauge.

Budidaya :

Koro pedang ditanam dengan menggunakan benih. Penanaman benih langsung dilahan tanpa persemaian dengan jumlah 2 benih per lubang. Kebutuhan benihnya sekitar 80 kg / ha. Jarak tanam yang dapat digunakan adalah 40 cm x 50 cm atau 40 cm x 75 cm. Pemupukan awal diberikan pada saat tanaman sudah berkecambah, yaitu 110 kg/ha Urea, TSP 120 kg/ha TSP, dan 40 kg/ha KCl. Pemupukan diberikan dilarikan yang dibuat disamping baris tanaman. Pemberian ajir dapat dilakukan saat tinggi tanaman sudah mencapai 25 cm. Buah muda dapat dipanen setelah tanaman berusia 5 bulan.

Cabai Hias Namira

Cabai Hias Namira
NamiraPendaftaran Varietas Cabai Hias Namira : 432/PVHP/2016

Pemulia :

  1. Prof. Dr. M. Syukur
  2. Prof. Dr. Ir. Sobir
  3. Dr. Awang Maharijaya
  4. Dr. Syarifah Iis Aisyah
  5. Dr. Dewi Sukma
  6. Abdul Hakim
  7. Sulassih

Deskripsi Varietas :

  • Umur mulai berbunga : 15 Hst
  • Umur mulai panen : 65-70 Hst
  • Bentuk buah : segitiga menyempit (narrowly triangular)
  • Panjang buah : 4.331 ± 0.280 cm
  • Diameter buah : 5.162 ± 1.969 cm
  • Warna buah muda : kuning (CCFF99)
  • Warna buah intermediate : orange (CC9933)
  • Warna buah matang : merah (CC6633)
  • Bentuk pangkal buah : tumpul (obtuse)
  • Permukaan buah : licin dan sedikit berlekuk
  • Bentuk ujung buah : dangkal
  • Panjang tangkai buah : 2.583 ± 0.065 cm
  • Warna tangkai buah : hijau (99FF33)
  • Bobot buah : 1.442 ± 0.093 g

Keunggulan Varietas : Terdapat pemendekan ruas sehingga menarik untuk ditanam dalam pot.

Cabai Rawit Bonita

 

Cabai Rawit BonitaCabai Rawit Bonita

Cabai Rawit Bonita

Pendaftaran Varietas Cabai Rawit Bonita : 427/PVHP/2016

Pemulia Cabai Rawit Bonita:

  1. Prof. Dr. M. Syukur
  2. Prof. Dr. Ir. Sobir
  3. Dr. Awang Maharijaya
  4. Undang
  5. Abdul Hakim
  6. Arya Widura Ritonga
  7. Sulassih

Deskripsi Varietas Cabai Rawit Bonita :

  • Bentuk bunga : terompet
  • Bentuk buah : mengerucut
  • Warna buah muda : kuning
  • Warna buah intermediate : orange
  • Warna buah tua : merah
  • Bobot per buah : 2.68 – 3.38 gram
  • Ketebalan kulit buah : 0.6 – 0.95 mm
  • Rasa : sangat pedas

Keunggulan Varietas Cabai Rawit Bonita : Produktivitas tinggi, dan beradaptasi di dataran rendah

Cabai Besar Anies IPB

Cabai Besar Anies IPB

Cabai - Anies

Cabai Besar Anies IPB

No Pelepasan  Varietas         : 008/Kpts/SR.120/D.2.7/2/2015

Pemulia Cabai Besar Anies IPB :

  • Prof. Dr. Muhamad Syukur, SP, MSi
  • Prof. Dr. Ir. Sobir, MSi
  • Siti Marwiyah, SP, MSi
  • Dr. Awang Maharijaya, SP, MSi

Deskripsi Varietas Cabai Besar Anies IPB

  • Asal                                                : dalam negeri
  • Silsilah                                           : seleksi bulk dimodifikasi hasil persilangan
  • Golongan varietas                        : bersari bebas
  • Bentuk tajuk                                  : postrate
  • Bentuk bunga                                : intermediate
  • Posisi bunga                                  : drooping
  • Umur mulai berbunga                 : 26-32 hari setelah tanam
  • Umur mulai panen                        : 77-85 hari setelah tanam
  • Bentuk buah                                  : lurus memanjang
  • Posisi buah                                    : drooping
  • Warna buah muda                        : hijau medium (2.5 G 5/10)
  • Warna buah tua                            : merah medium (6 R 5/11.5)
  • Rasa buah                                      : pedas
  • Bentuk biji                                     : pipih
  • Warna biji                                      : kuning jerami
  • Berat per buah                              : 10.31 – 14.00 g
  • Jumlah buah per tanaman            : 44-74 buah
  • Daya simpan buah pada suhu ruang (25-27oC)       : 8 – 10 hari setelah panen
  • Hasil buah per hektar                    : 4.23-20.90 ton
  • Populasi per hektar                       : ± 25.000 tanaman
  • Kebutuhan benih per hektar         : 200-300 g

Keunggulan Varietas Cabai Besar Anies IPB  : Potensi produksi tinggi, umur panen genjah, tingkat stabilitas tinggi

SK Pelepasan  Cabai Besar Anies, No :  008/Kpts/SR.120/D.2.7/2/2015 dapat dilihat di  sk pvt cabai anies

Jurnal mengenai informasi penelitian cabai besar anies dapat dilihat pada Comm. Hort. Journal Volume 1