Pendugaan Parameter Genetika Ketahanan Tanaman Cabai terhadap Penyakit Antraknosa

Abstrak. Buah cabai yang merupakan populasi hasil persilangan genotipe C15 dan C2 digunakan untuk mempelajari parameter genetika ketahanan terhadap penyakit antraknosa yang disebabkan oleh Colletotrichum acutatum. Sebanyak 20 buah matang hijau dari setiap tanaman diinokulasi dengan C. acutatum isolat PYK 04. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan cabai terhadap antraknosa dikendalikan oleh gen resesif. Heritabilitas arti luas tergolong tinggi untuk karakter insidensi penyakit, dan diameter nekrosis. Heritabilitas arti sempit tergolong tinggi untuk karakter insidensi penyakit dan rendah untuk karakter diameter nekrosis. Nisbah ragam aditif bernilai tinggi untuk karakter insidensi penyakit dan sedang untuk karakter diameter nekrosis. Pembentukan varietas cabai tahan antraknosa sebaiknya diarahkan pada varietas galur murni.

Kata kunci: Colletotrichum acutatum, heritabilitas, heterosis, heterobeltiosis

Selengkapnya

This entry was posted in Jurnal, Tahun 2014, Tahun 2014. Bookmark the permalink.