Interaksi Genotipe x Lingkungan Hasil dan Komponen Hasil 14 Genotipe Tomat di Empat Lingkungan Dataran Rendah

Abstrak. Informasi tentang interaksi genotipe x lingkungan (GxE) diperlukan pemulia tanaman untuk membantu proses identifikasi genotipe unggul. Analisis stabilitas dapat dilakukan apabila terdapat interaksi GxE, untuk menunjukkan kestabilan suatu genotipe apabila ditanam pada lingkungan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menduga pengaruh interaksi genotipe x lingkungan terhadap hasil dan hasil komponen bobot buah per tanaman serta untuk melihat kestabilan hasil dari 14 genotipe tomat pada empat lokasi dataran rendah. Penelitian dilakukan di empat lokasi, yaitu Purwakarta, Lombok, Tajur dan Leuwikopo. Percobaan di tiap lokasi dilakukan dengan menggunakan rancangan kelompok lengkap teracak dengan 3 ulangan di tiap lokasi. Metode analisis stabilitas dilakukan dengan menggunakan metode AMMI. Karakter bobot per buah, diameter buah, jumlah buah per tanaman dan bobot buah per tanaman memiliki interaksi genotipe x lingkungan yang sangat nyata. Keragaman karena pengaruh interaksi berdasarkan model AMMI2 sebesar 88.50%. IPBT3, IPBT33, IPBT34, IPBT60 dan Intan merupakan genotipe stabil berdasarkan model AMMI.

Kata kunci: AMMI, uji multilokasi

Selengkapnya

This entry was posted in Publikasi Nasional, Tahun 2015, Tahun 2015. Bookmark the permalink.